Timur Tengah Membara Lagi: Harga Minyak Mentah Tembus US$110, Bensin Indonesia Terancam Naik!

RadarKota — Eskalasi konflik militer di kawasan Teluk meningkat drastis setelah serangan rudal mengenai kilang minyak utama di Timur Tengah pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Insiden tersebut memicu kepanikan pasar global yang menyebabkan harga minyak mentah jenis Brent meroket melampaui angka US$110 per barel.
Pengamat Geopolitik Internasional, Prof. Farhan Mansur, menyatakan bahwa lonjakan harga energi ini akan langsung berdampak buruk pada negara berkembang pengimpor minyak seperti Indonesia.
“Jika konflik ini berlanjut hingga akhir bulan, anggaran subsidi BBM Indonesia akan jebol. Pemerintah tidak akan punya pilihan selain menaikkan harga BBM bersubsidi dalam waktu dekat,”
ungkap Prof. Farhan.
Ia menyebutkan, bahwa rantai pasok global kini berada dalam status darurat akibat terganggunya jalur pelayaran di Selat Hormuz.