SELASA, 20 OKT 2026
Megapolitan

Jakarta Tenggelam dalam Macet dan Polusi: Proyek Miliaran Rupiah Cuma Jadi Pajangan?

Kondisi macet di Jakarta

RadarKota — Janji manis penataan transportasi dan pengentasan polusi udara di wilayah Jabodetabek kembali diuji. Memasuki akhir tahun 2026, indeks kemacetan Jakarta justru menunjukkan tren memburuk, sementara kualitas udara berada pada kategori tidak sehat selama tiga pekan berturut-turut.

Data dari IQAir per Selasa, 20 Oktober 2026, mencatat Air Quality Index (AQI) Jakarta berada di angka 158 (Sangat Tidak Sehat), menjadikan Jakarta masuk dalam 5 besar kota terpolusi di dunia.

Selain itu, data Dinas Perhubungan DKI Jakarta menunjukkan rata-rata kecepatan kendaraan di jam sibuk pagi hari turun drastis menjadi hanya 14,2 km/jam.

Juru Bicar Koalisi Inisiatif Bersihkan Udara Jakarta (Ibu Kota), Bondan Andrianu, menyemprot lambannya eksekusi kebijakan pemda.

“Setiap tahun anggarannya triliunan rupiah untuk transportasi publik dan pengawasan emisi, tapi hasilnya nol besar bagi paru-paru warga. Pemerintah Daerah dan pusat seperti saling lempar batu sembunyi tangan. Uji emisi tidak ditindak tegas, integrasi transportasi antarwilayah penyangga masih bolong-bolong,”

cetus Bondan.

Sementara itu, Dinas Perhubungan DKI Jakarta memberikan penjelasan bahwa penambahan armada kendaraan listrik dan perluasan sistem zonasi berbayar (ERP) saat ini masih dalam proses finalisasi regulasi demi kenyamanan bersama.

PenulisRedaktur

Tag

#Megapolitan
Jakarta Tenggelam dalam Macet dan Polusi: Proyek Miliaran Rupiah Cuma Jadi Pajangan? | RadarKota