Petani Sumut Terancam Gulung Tikar, Mafia Pupuk Subsidi Merajalela

RadarKota — Ratusan petani swadaya di Sumatra Utara menggelar aksi protes di depan Kantor Dinas Pertanian Sumatera Utara pada Kamis, 22 oktober 2026.
Aksi ini dipicu oleh kelangkaan parah pupuk bersubsidi yang diperparah oleh lonjakan harga pupuk non-subsidi hingga dua kali lipat, yang mengancam gagal panen di ribuan hektar lahan sawit dan padi rakyat.
Ketua Serikat Petani Sumut, Binsar Simanjuntak, melampiaskan kemarahannya atas dugaan permainan penimbunan oleh oknum distributor.
“Kami dipaksa membeli pupuk bersubsidi dengan harga pangkalan yang jauh melambung tinggi! Dinas Pertanian dan aparat penegak hukum terkesan melempem dan tutup mata terhadap permainan mafia pupuk di daerah ini,”
kata Binsar di tengah orasi.
Ia menegaskan, apabila distribusi pupuk tidak segera dinormalisasi dalam sepekan ke depan, puluhan ribu ton tanaman padi dan sawit rakyat dipastikan rusak dan memicu penurunan produksi panen hingga 40%.